Siswa MAN 6 Jakarta Timur telah mengikuti ajang *World Invention Competition and Exhibition (WICE)* yang diselenggarakan di kampus *SEGi University, Selangor, Malaysia, pada tanggal **20–25 September 2025. Dalam kompetisi internasional tersebut, tim MAN 6 Jakarta berpartisipasi pada bidang **IT dan Robotics* dengan membawa proyek berjudul “Development of an Arduino-Based Automated Greenhouse for Soil-Based Cultivation of Semi-Rare Plants.” Proyek ini mengusung inovasi berupa rumah kaca otomatis berbasis sistem *Arduino* yang dirancang untuk merawat tanaman langka, seperti tanaman obat, secara lebih efisien. Sistem ini mampu mengatur kelembapan, pH tanah, serta tingkat pencahayaan secara otomatis. Meskipun masih memiliki keterbatasan seperti akurasi sensor, ketergantungan pada listrik, dan belum tersedianya konektivitas jarak jauh, penelitian ini menunjukkan potensi besar dalam pengembangan teknologi otomatisasi berbiaya rendah untuk budidaya tanaman sensitif.
Persiapan menuju kompetisi ini telah dilakukan selama *tiga bulan, dimulai dari penentuan tema, perancangan sistem, hingga penyusunan desain booth pameran. Berkat kerja keras dan kolaborasi tim yang solid, pada hari terakhir perlombaan siswa MAN 6 Jakarta berhasil meraih **medali perak (silver medal)* bersama peserta lain dari Malaysia, Bangladesh, Thailand, Meksiko, dan Indonesia. Adapun anggota tim terdiri atas *Muhammad Fadhli (XI-3), Muhammad Mirza Syahfirie (X-1), Nabilah Zahra Safitri (XI-2), Nafissha Apriva Harahap (XI-2), Rannu Yazid Rahadian (XI-2), dan Sarah Luthfianda Putri (XI-2).* Sebagai pembimbing, saya merasa bangga atas semangat dan dedikasi para siswa yang telah berani berkompetisi di tingkat internasional serta membawa nama baik sekolah dan Indonesia di kancah global.